PAMEKASAN CHANNEL. Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto pimpin langsung pelaksanaan latihan Penanggulangan Huru-Hara (PHH) ekspedisi darat dan pembinaan tradisi Bintara Remaja, Kamis 2 April 2026.
Kegiatan diawali dengan latihan PHH yang bertempat di Lapangan Mapolres Pamekasan, Jalan Raya Nyalaran.
Dalam latihan ini, para personel Sat Samapta Polres Pamekasan, bersama personel Sat Narkoba dan Sat Reskrim, memperagakan berbagai formasi dan teknik pengendalian massa.
Latihan ini mensimulasikan situasi unjuk rasa yang berpotensi anarkis, dimana personel harus bertindak tegas, terukur, dan humanis sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, memberikan arahan langsung kepada para peserta latihan agar selalu mengutamakan keselamatan dan berpedoman pada prinsip legalitas, nesesitas, dan proporsionalitas dalam setiap tindakan.
“Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memupuk jiwa korsa dan mentalitas baja bagi anggota baru,” ujar AKBP Hendra.
Usai latihan PHH, lanjut melaksanakan giat ekspedisi darat yang terdiri dari Kapolres, Pejabat Utama (PJU) Polres Pamekasan, serta seluruh personel termasuk Bintara Remaja Sat Samapta, bergerak menyusuri jalan-jalan protokol di Kota Pamekasan. Rute yang ditempuh meliputi Jalan Raya Nyalaran, Jalan Stadion, dan Jalan Kesehatan.
Sepanjang perjalanan, para personel melakukan patroli dialogis dan menyapa masyarakat, memberikan imbauan kamtibmas, serta menunjukkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memantau situasi keamanan wilayah,” ungkap Hendra.
Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya di Sungai Manten, di mana para Bintara Remaja menjalani prosesi pembinaan tradisi. Dalam kegiatan ini, para Bintara Remaja melakukan orientasi lapangan dan latihan fisik di sepanjang aliran sungai, dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Pamekasan dan didampingi oleh Kasat Samapta dan Instruktur dari Sat Samapta.
“Latihan PHH ini penting untuk menjaga kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi, sementara pembinaan tradisi bagi Bintara Remaja merupakan bekal mental dan fisik mereka agar menjadi insan Bhayangkara yang tangguh, disiplin, dan humanis,” pungkasnya.






