Syauqi ketua ALPART Pamekasan, mengatakan, bahwa semestinya para kades tidak melakukan pembongkaran dengan pergantian dengan alasan apapun. Apalagi saat ini, branding mobil sigap sedang bermasalah dengan dilakukan penyelidikan oleh kejaksaan dan perhitungan oleh inspektorat.
“Ini mobil apa, mobil kesehatan atau mobil kampanye. Seharusnya tidak sembarang dibongkar” kata syuaqi.
Selain itu, ia menilai pemerintah kabupaten Pamekasan tidak konsisten. Ketidak konsistenannya terlihat, ketika branding belum apa-apa malah diganti gambar lain demi memenuhi hasrat Bupati Baddrut Tamam.






