Harusnya pemerintah daerah terlebih Bupati Pamekasan, lanjut Syauqi menjelaskan bersikap tegas akan hal ini, Jika memang pihaknya tidak ada keterlibatan/tidak melakukan intervensi. Tapi kalau seperti Ini faktanya.
“Saya menjadi semakin curiga bahwa sebenarnya mobil sigap ini benar-benar diadakan oleh pemkab sebagai mobil kesehatan atau sebenarnya sebagai mobil kampanye, “ucap Syauqi.
Diketahui, mobil sigap diganti branding Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur ke-29 di kabupaten Pamekasan pada tanggal 2-11 November 2021 mendatang dengan gambar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.






