Sementara, angka kecelakaan lalu lintas menurun. Pada tahun 2023 sebanyak 458 kejadian dengan korban meninggal dunia 102 orang, luka berat 3 orang, dan luka ringan 557 orang, kerugian material sebesar Rp. 752.700.000,-.
Sedangkan tahun 2024 sebanyak 488 kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia 78 orang, luka berat 1 orang, dan luka ringan 578 orang, kerugian material sebesar Rp. 691.400.000,-.
Usia korban laka lantas didominasi karyawan swasta dan pelajar, dengan faktor penyebab laka lantas karena lengahnya para pengendara.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan jaga keselamatan dalam berkendara, karena dampak kecelakaan lalu lintas merugikan pribadi dan keluarga,” ujarnya.
Untuk pelanggaran lalu lintas meningkat. Pada tahun 2023 sebanyak 2.327 tilang, teguran 5.252. Sedangkan 2024 sebanyak 4.000 tilang, teguran 25.16.






