Desa Majungan Pamekasan Jadi Contoh Model Penanaman Mangrove dan Budidaya Ikan Bandeng

  • Bagikan
Akhmad Faizal Kepala Perhutani KPH Madura bersama Kades Majungan Subahnan, Aparat Kepolisian, dan LMDH Sumber Barokah.

PAMEKASAN CHANNEL. Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Barokah, kembali melakukan penanaman mangrove di petak 64a di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis (15/5/2025).

Penanaman mangrove ini dilakukan Perhutani bersama Stakeholder dan LMDH Sumber Barokah, kemudian perwakilan dari Dinas Perikanan Pamekasan, TNI/Polri, Polsek dan Koramil Pademawu, Kepala Desa Majungan, Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM), dan juga Aliansi Rakyat Cinta Indonesia (ARCI).

Kepala Perhutani KPH Madura, Akhmad Faizal mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama dengan LMDH Sumber Barokah untuk pemanfaatan kawasan hutan melalui program Silvofishery yang dikonsep dengan penanaman mangrove dan budidaya ikan bandeng.

BACA JUGA :  Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa Universitas Madura Demo Kantor DPRD Pamekasan

“Jadi progam Silvofishery, dari 102 hektare untuk kerjasama dilakukan seluas 30 hektar penanaman mangrove dan budidaya ikan bandeng di lahan yang dikelola Perhutani,” ucap Akhmad Faizal saat diwawancarai di lokasi.

BACA JUGA :  PGMNI Jatim Luncurkan Posbakum Madrasah untuk Perlindungan Hukum

Menurutnya, Perhutani KPH Madura dengan LMDH Sumber Barokah Desa Majungan juga telah melakukan penaburan 5.000 bibit ikan bandeng dan penanaman mangrove sebanyak 40.000 bibit.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan