Desa Majungan Pamekasan Jadi Contoh Model Penanaman Mangrove dan Budidaya Ikan Bandeng

  • Bagikan
Akhmad Faizal Kepala Perhutani KPH Madura bersama Kades Majungan Subahnan, Aparat Kepolisian, dan LMDH Sumber Barokah.
Suasana saat penanaman bibit mangrove di Pesisir selatan laut Pamekasan, tepatnya di Desa Majungan.

Pada hari ini, sambung dia, sebanyak 15.000 bibit mangrove kembali ditanam di petak 64a menyusul 40.000 bibit yang telah ditanam pada Februari 2025 lalu.

“Alhamdulillah pada hari ini kita tanam 15.000 bibit mangrove, sampai saat ini totalnya sudah 55.000 bibit. Rinciannya terdiri dari fase kegiatan, sebelum lebaran kita tanam sebanyak 40.000,” jelas Faizal.

Ia menegaskan bahwa konsep penerapan model perhutanan dan budidaya ikan ini sudah sesuai dengan wujud dari kepedulian lingkungan yang bermuara pada tiga aspek yakni kelestarian secara planet, kelestarian lingkungan dan profit.

“Kami terapkan konsep perhutanan dan ikan bandeng di petak 64a Desa Majungan biar hutannya ada dan ikannya juga ada, hal ini telah sesuai dengan visi misi Perhutani,” ucapnya.

BACA JUGA :  2026 Status Honorer Dihapus, Ini Kata BKPSDM Pamekasan

Lebih lanjut, Faizal mengungkapkan bahwa angka tersebut masih belum tercapai karena untuk jumlah penanaman mangrove harus menyesuaikan dengan penggarap di LMDH Sumber Barokah di Desa Majungan.

“Jadi setiap penggarap di LMDH Sumber Barokah itu sama dengan 1000 bibit penanaman mangrove, sehingga totalnya harus 70.000 yang harus ditanam, jadi sisanya yang belum ditanam yakni 15.000 bibit mangrove,” tukasnya.

BACA JUGA :  Persyaratan Lengkap, Berkas Bacakades di Desa Mapper Pamekasan Dikembalikan saat Tahap Penetapan

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Majungan Subahnan sangat mendukung dan mengapresiasi kerjasama Perhutani KPH Madura dengan LMDH Sumber Barokah Desa Majungan, karena selain bisa dapat menjaga kelestarian hutan juga dapat mengelola ikan.

“Kami sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan penanaman mangrove pada hari ini, semoga kita terus bisa menjaga hutan dan menghijaukan hutan, dan terimakasih kepada rekan-rekan yang berantusias dalam kegiatan ini,” tutup Kades Subahnan.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan