“Saya titip kepada Perkasa, jadilah kata depan dalam pembangunan. Karena kami yakin, kekuatan Pamekasan terletak di desa. Maka pembangunan harus dimulai dari sana,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga mendorong agar para kepala desa memaksimalkan potensi dan aset desa yang dimiliki.
“Aset desa jangan hanya jadi simbol, tapi harus bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Ini perlu sinergi antara desa dan pemerintah daerah agar bisa berjalan optimal,” tambahnya.
Pelantikan Perkasa ini menjadi tonggak awal untuk memperkuat komitmen bersama antara kepala desa dan pemerintah daerah dalam membangun Pamekasan dari bawah, dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan visi pembangunan yang inklusif.






