Saat Sepi Pemain, Lapangan Balap Kelereng di Pamekasan Dibongkar, Ini Kata Polisi

  • Bagikan
Polsek Larangan saat melakukan pembongkaran.

PAMEKASAN CHANNEL. Polsek Larangan Pamekasan melakukan tindakan pembongkaran dua lokasi balap kelereng di Desa Blumbungan saat lagi sepi pemain, Kamis (9/4/2026).

​Kapolres Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, mangatakan tundakan itu dilakukan merespons keluhan masyarakat terkait adanya aktivitas yang terindikasi sebagai sarana perjudian.

​”Berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa resah, hari ini personel Polsek Larangan bergerak cepat mendatangi dua titik di Dusun Duwek Tenggih dan Dusun Tambak. Kami melakukan langkah edukasi sekaligus penertiban fisik terhadap fasilitas balap kelereng tersebut,” ujar IPDA Yoni Evan Pratama.

BACA JUGA :  Video Viral Dua Remaja Meresahkan yang Aniaya Bocah Terjadi di Bondowoso, Polisi Tahap Menyelidiki

​Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Larangan, IPDA Darmiaji, dengan melibatkan personel unit Reskrim, Bhabinkamtibmas, serta Kanit Provost.

Adapun sasaran penertiban meliputi :

– ​Dusun Duwek Tenggih, Lapangan kelereng milik sdr. IK (35).

BACA JUGA :  Berawal dari Pelukan, Anak Dibawah Umur di Pamekasan Diduga Jadi Korban Pencabulan

– ​Dusun Tambak, Lapangan kelereng di kediaman sdr. MT (60).

​Dalam pelaksanaannya, pihak kepolisian tetap mengedepankan cara-cara persuasif. Petugas melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Kepala Desa Blumbungan dan Kepala Dusun setempat guna memberikan edukasi kepada para pemilik lahan mengenai dampak negatif dan aspek hukum dari aktivitas tersebut.

​”Setelah diberikan pengertian, petugas kemudian membongkar arena balap kelereng tersebut. Sebagian material lapangan juga telah diamankan ke Mapolsek Larangan sebagai barang bukti,” tambah IPDA Yoni.

BACA JUGA :  Hari ini Kapolda Jatim Kunjungi Pamekasan, Berikut Agendanya

Polres Pamekasan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak memfasilitasi atau terlibat dalam segala bentuk perjudian, termasuk balap kelereng yang menggunakan taruhan.

​”Kami berharap dukungan masyarakat untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Kami berkomitmen menciptakan Pamekasan yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik perjudian,” pungkas Kasihumas.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan