Dikatakannya, Pemkab Pamekasan masih remang-remang alias tidak serius dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Apalagi, anggaran yang digelontorkan cukup besar yakni 16 miliar.
“Belum apa-apa sudah dihapus. Ada apa? Ini sudah melewati pertengahan tahun dan seharusnya langsung dieksekusi jika memang serius menangani pemberantasan rokol ilegal,” katanya.
Selanjutnya, alasan yang disampaikan oleh Kabag perekonomian tentang adanya Pilkades serentak dianggap tidak masuk akal. Sebab, pelaksanaan Pilkades yang belum jelas pelaksanaan tersebut tidak akan menggangu jalannya program itu.






