Tiga Tahun Memimpin, Bupati Baddrut Tamam Dianggap Abai Aspirasi Masyarakat

  • Bagikan
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bersama OPD saat meninggalkan masa aksi.

Ada banyak janji politik yang dikampanyekan waktu pilkada 2018 lalu dengan tagline ‘Pemimpin Muda Harapan Baru’ dengan mengusung misi ‘Membangun Pamekasan dari Bawah, Merata dan Berkeadilan Berdasar Nilai-Nilai Islam.

Poin kedua, untuk melakukan evakuasi untuk 4 Misi dan 17 Program Unggulan Bupati. Meliputi meningkatkan kualitas sarana dan prasarana infrastruktur publik secara merata dan berkeadilan, meningkatkan ekonomi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja berbasis optimalisasi potensi dan kearifan lokal dan nilai-nilai Islam.

Selanjutnya, postur APBD Pamekasan harus dimaksimalkan. Sebabnya, APBD kabupaten Pamekasan di Tahun 2021 APBD Pamekasan terpuruk dalam sejarah dan memanfaatkan 2 tahun sisa kepemimpinan.

Keberadaan OPD yang banyak dijabat oleh PLT dan PLH untuk segera ditetapkan menjadi difinitif. Sebab, reformasinya birokrasi merupakan program utama Bupati mantan DPRD provinsi Jatim ini.

BACA JUGA :  Papera Pamekasan Optimis Ketua Pemuda Pancasila Kota Malang Berlayar dengan Maksimal

Terakhir, masa aksi meminta untuk menghentikan segala pencitraan yang hanya menimbulkan kegelisahan bagi rakyat dan meminta Bupati Segera Minta Maaf Kepada Rakyat Pamekasan.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan