Dubes RI Dukung Penuh Peralihan IAIN Madura, Usul Nama UIN Syaikhona Kholil

  • Bagikan
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura mendatangkan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Turnisia, Zuhairi Misrawi, Jumat, (4/11/2022).

Zuhairi berharap, lahirnya UIN Madura bisa menjadi cikal bakal peradaban dunia, khususnya Madura. Tidak hanya itu, dia juga menekankan transformasi tidak hanya secara substansi, akan tetapi bisa mendorong kualitas pendidikan Madura, mulai dari pengembangan budaya, pembelajaran dan lain sebagainya.

“Saya usulkan namanya itu UIN Syaikhona Kholil. Karena terinspirasi dari beliau. Beliau bisa melahirkan orang hebat-hebat seperti HOS Cokroaminoto, Bung Karno, Kiai Ahmad Dahlan. Nah, di situ saya berharap nantinya UIN ini bisa melahirkan orang hebat pula, untuk menjadi fondasi kebangkitan Madura, kebangkitan pengetahuan, budaya, dan ekonomi,” jelas Zuhairi.

Sebelumnya, awal kedatangan Zuhairi disambut oleh jajaran rektorat IAIN Madura. Selaku rektor, Syaiful memberikan kain batik khas Pamekasan hasil produksi usaha mikro kecil menengah (UKM) dari Wamira Mart. Pemberian batik tersebut sebagai simbol ucapan selamat datang di lingkungan kampus IAIN Madura.

BACA JUGA :  PGMNI Jatim Luncurkan Posbakum Madrasah untuk Perlindungan Hukum

Selain itu, juga sebagai bentuk promosi batik produk Wamira Mart Pamekasan untuk dikenal lebih luas di Turnisia. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memajukan produk UMKM khas Pamekasan.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan