Pembinaan yang dilakukan KKKS membuat korporasi berhasilkan meningkatkan kualitas dan performa dalam memenuhi kualifikasi tender proyek yang dilakukan KKKS.
PT Indal Steel Pipe adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufacturing pipa baja untuk penyaluran air, minyak dan gas, dan juga untuk pipa struktur.
Selain itu PT Indal Steel Pipe juga bergerak di aplikasi coating. Berdiri sejak 13 Oktober 1989, Indal Steel merupakan bagian dari Maspion Group.
PT Indal Steel Pipe aktif dalam ikut serta dalam program pembinaan KKKS, baik secara formal dan non-formal. Pembinaan dari sisi formal baru mereka rasakan dari akhir 2019 di bawah pendampingan Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Petronas, dan Medco.
Selain itu terdapat CV Bojonegoro Langeng Control (BLC), yang bergerak di bidang pengadaan dan sewa peralatan mesin. Perusahaan yang berdiri pada 2016 di Bojonegara, Jawa Timur tersebut masih berstatus sebagai perusahaan kecil dengan rata-rata omzet per tahun di kisaran angka Rp6 miliar.
Saat awal beroperasi, CV BLC mengandalkan barang impor untuk dipasok ke pelanggan yang merupakan perusahaan operator hulu migas. Namun secara perlahan, CV BLC mulai mengalihkan sumber barangnya dari produsen luar negeri ke produsen di Tanah Air.
Kini CV BLC tidak hanya memasok barang ke ExxonMobil, tapi juga ke beberapa KKKS lain seperti Petronas, Medco, dan juga Pertamina.
Keberhasilan serupa juga dirasakan PT Teknologi Rekayasa Katup (TRK) yang sukses menjadi produsen katup/valve untuk memenuhi kebutuhan industri migas dalam negeri.
Pabrikan ini punya kapabilitas, fasilitas dan kapasitas memproduksi ball valve kualitas terbaik, yang dibutuhkan end user, dalam hal ini KKKS. Tak main-main, pelanggannya antara lain adalah PT Pertamina Hulu Mahakam, bp, Medco ,Mubadala, Pertagas, dan beberapa persusahaan besar lainnya.
Semua proses pabrikasi, mulai dari disain, permesinan, perakitan, uji coba sampai pengiriman produk ke pemakai dilakukan di dalam negeri. Bahkan TRK dapat memproduksi ball valve yang customize, sesuai kebutuhan pelanggan.
Selain itu juga terdapat mitra binaan PT Laban Raya Samodra yang bergerak di bidang general trading bahan kimia industri, baik untuk kebutuhan ekspor dan impor.
Perusahaan yang telah berdiri sejak 1988 itu memiliki jaringan distribusi yang dapat diandalkan.






