Pesantren di Pamekasan Sediakan Lahan Khusus Memelihara Sapi untuk Wali Santri

  • Bagikan
KH Ilzamuddin Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pamekasan.

Usai pembentukan kepengurusan inti LPPNU PCNU Pamekasan, Habib Amin mengajak hadirin untuk bersyukur. Sebab, diberi kesempatan oleh Allah guna diakui sebagai santrinya pendiri NU, Mbah Hasyim Asy’ari.

“Alhamdulillah kita jadi pengurus NU. Insya Allah secara otomatis diakui sebagai santrinya Mbah Hasyim. Setiap santri beliau, oleh Mbah Hasyim didoakan meninggal dalam keadaan husnul khotimah beserta anak-cucunya,” tegas Habib Amin.

Sementara itu, Kiai Asir mendorong agar Pengurus LPPNU saat ini bergerak aktif menyeriusi keberadaan kelompok tani (poktan) dari kalangam nahdliyin. Mereka menjadi tanggung jawab LPPNU.

“Pemerintah memang tidak punya klasifikasi khusus poktan NU. Tapi, setidaknya LPPNU memvalidkan data poktan mana saja yang dikelola oleh warga NU,” tegas Kiai Asir.

BACA JUGA :  Safari Ramadan, Ansor Batumarmar Gelar Khotmil Qur'an untuk Pendiri NU

Data base poktan nahdliyin, tegas Kiai Asir, harus dimiliki oleh LPPNU Kabupaten Pamekasan. Harapannya, ketika LPPNU mengadakan pemberdayaan pertanian, bisa tepat sasaran.

“Dengan begitu, LPPNU ini betul-betul dirasakan manfaatnya oleh kalangan Nahdliyin di bawah. Selamat dan semangat mengabdi,” tukasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan