“Iya tadi dari dinas memang menghubungi ke sini bahwa itu suruhan dari sekolah, itu tidak benar. Itu murni dari mereka (wali murid dan siswa),” katanya.
Rudy menyebut, pada hari Jum’at ini, hanya ada tiga siswa yang masuk sekolah. “Ada 3 siswa yang masuk. Satu kelas 3 dan dua kelas 5,” tukasnya.
Untuk diketahui, pada Selasa 25 Januari 2022 kemaren, wali murid dan masyarakat sekitar melakukan aksi penyegelan SDN Sumber Waru 1.
Segel dibuka kemaren Kamis. Namun, pembukaan segel sekolah tanpa ada ketelibatan dari wali murid dan masyarakat.
BACA JUGA : Bersama Mahasiswa dan Aktivis Pamekasan, AJI Gelar Nobar Film Dokumenter A Thousand Cuts
Sehingga, pada Jum’at (28/1/2022), wali murid, masyarakat dan siswa SDN Sumber Waru 1 kembali melakukan aksi menuntut Disdikbud Pamekasan mengembalikan kepala sekolah yang dulu.






