“Pertama ini bentuk penghormatan kepada bapak saya. Sepeda ini penuh sejarah,” Katanya usai acara.
Ia menceritakan, bahwa dulu waktu sekolah menengah ia mengendarai sepeda butut itu dari rumahnya (Bungbaruh) ke MAN 1 Pamekasan. Sebab, sepeda itu sangat bersejarah dari perjalanan hidupnya.
“Sepeda ini juga yang memulai karir dan hidup saya. Banyak cerita dengan sepeda ini,” tandasnya.






