Sengketa Pilkada Belum Tuntas, 6 Mobil Operasional KPU Pamekasan Ditarik

  • Bagikan
Ilustrasi Mobil Operasional Pejabat.

PAMEKASAN CHANNEL. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan telah mengembalikan enam (6) mobil operasional ke KPU Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD.

“5 mobil Komisioner dan 1 mobil Sekretaris sudah dikembalikan ke KPU Provinsi Jawa Timur pada Kamis 13 Februari 2025,” ucap Ketua KPU Kabupaten Pamekasan, Mahdi, saat dikonfirmasi PAMEKASAN CHANNEL, Jumat (14/2/2025).

BACA JUGA :  Partai Demokrat Pamekasan Konsolidasi Usai Pilkada 2024, Turut Hadir Sukriyanto Wakil Bupati Terpilih

Kendati, kata Mahdi, meski ditengah sengketa Pilkada Pamekasan berlanjut di Mahkamah Konstitusi (MK), ia memastikan tidak akan menganggu kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU Pamekasan.

“Untuk mobil operasional, KPU Pamekasan tetap menggunakan mobil yang ada, dan dipastikan tidak mengganggu kegiatan-kegiatan di kantor KPU Kabupaten Pamekasan,”terangnya.

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Bekali ASN Kemampuan Digital

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penghematan anggaran hingga Rp306 triliun pada tahun ini melalui penerbitan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Inpres ini berisi tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

BACA JUGA :  Menteri AHY Lantik 67 Pejabat Struktural dan Fungsional, Harap Bangun Semangat Integritas

Penghematan dilakukan dengan memangkas anggaran di 16 pos belanja di APBN, mulai dari kegiatan seremonial, perjalanan dinas, seminar, percetakan, hingga infrastruktur.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan