Buka Sayembara! Kapolres Pamekasan Sediakan Hadiah 10 Juta untuk Warga yang Infokan 2 DPO Narkoba Proppo

  • Bagikan
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto.

PAMEKASAN CHANNEL. Upaya Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto patut diacungi jempol dalam pemberantasan narkoba di wilayah tugasnya.

Terbaru, AKBP Hendra Eko Triyulianto menggelar sayembara untuk warga atau siapapun yang tahu keberadaan Daftar Pencarian Orang (DPO) inisial J dan R.

Diketahui, J dan R merupakan warga Desa Jambringin Proppo Pamekasan yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai DPO terkait kasus Narkoba.

Dalam sayembara ini, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto akan memberikan hadiah bagi masyarakat yang memberikan informasi terkait keberadaan Bandar narkoba inisial J dan R.

BACA JUGA :  Begini Tanggapan Bupati Pamekasan Usai Didesak PMII untuk Mediasi Nelayan Atas Pengrusakan Mangrove

Dalam beberapa Minggu ini, Polres Pamekasan tengah memburu dua orang yang terdeteksi bandar Narkoba tersebut.

2 (dua) orang DPO tersebut berhasil melarikan diri, saat dilakukan penggerebekan dirumahnya oleh Tim Gabungan Polres Pamekasan dan Polsek Proppo, pada Sabtu (8/3/2025) lalu.

Dari hasil penggerebekan itu, Polres Pamekasan hanya berhasil menangkap D selaku keponakan J.

BACA JUGA :  Soal 10 Laporan Terhadap Kades Laden, KBO Satreskrim Polres Pamekasan: Bisa Naik Sidik, Bisa Henti Lidik

Pelaku inisial D, saat dilakukan penggerebekan sempat bersembunyi di dalam bak kamar mandi dengan hanya menggunakan celana pendek.

AKBP Hendra meminta kepada seluruh masyarakat, apabila mengetahui 2 (dua) DPO yang menjadi buron tersebut agar segera menghubungi kami atau langsung menginformasikan ke kantor Polisi terdekat.

“Dan apabila informasi tersebut akurat, kami akan memberikan hadiah uang tunai Rp 10 juta,” ucap AKBP Hendra Eko Triyulianto, Kamis (24/4/2025).

Menurut Kapolres, saat ini peredaran narkoba sudah sangat meresahkan, bahkan para pengedar narkoba menyasar seluruh lapisan masyarakat untuk dijadikan mangsa.

BACA JUGA :  Kepala Pasar Kolpajung Klaim Tak Aniaya Pedagang Mie Ayam, Pak Kaderi Luka Lebam Minta Polisi Ungkap CCTV

“Mulai dari anak-anak hingga seluruh profesi jadi sasaran para bandar untuk dijadikan penjual narkoba, ini sangat berpengaruh besar bagi masa depan mereka, Narkoba sangat berbahaya dan bisa merusak fisik dan pikiran, jadi kita harus bersama memberantas narkoba ini,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan