“Itu pertemuan awal kami karena Medco Energy Sampang meminta saran dan pendapat terkait sosialisasi pada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Muharram, Investasi tersebut rencananya akan digunakan untuk melakukan kegiatan pemboran 1 (satu) sumur pengembangan, membangun wellhead platform (WHP), membangun subsea pipeline, dan memodifikasi fasilitas eksisting WHP Oyong dan offshore production facilities (OPF) Grati.
Humas Medco Energy Sampang Arif Rinaldi mengatakan, pembangunan Lapangan Gas Paus Biru akan meliputi pengeboran dan operasional dua sumur yang akan dilakukan di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.
Selain melakukan pengeboran, Medco Energy Sampang bakal memasang pipa bawah laut dari WHP di Lapangan Paus Biru ke eksisting WHP di Lapangan Oyong. Lalu, dialirkan menuju ke OPF Grati eksisting untuk dipisahkan fasa cair dan gas.
Dari kegiatan-kegiatan tersebut, diharapkan Lapangan Paus Biru dapat memulai kegiatan produksi pada 2022 dengan volume gas sekitar 31 juta kaki kubik per hari (MMscfd).
Berdasarkan analisis keteknikan produksi tersebut dapat dipertahankan hingga batas akhir kontrak kerja sama yaitu pada tahun 2027, dan sesuai rencana, gas yang diproduksi akan digunakan untuk sumber energi pembangkit Grati.






