Desa Palengaan Daja Pamekasan Terendam Banjir, Anak dan Ibu Sempat Terjebak

  • Bagikan
PANIK! Warga evakuasi anak dan ibu yang sempat terjebak di dalam rumahnya akibat banjir di Desa Pelengaan Daja Pamekasan.

PAMEKASAN CHANNEL. Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, diterjang banjir pada Sabtu (12/4/2025) Siang.

Banjir tersebut terjadi setelah hujan deras yang membuat tanggul sungai di wilayah tersebut jebol dan membanjiri permukiman.

Dalam video amatir yang beredar luas, dua orang yang diketahui anak kecil dan ibunya di Dusun Laccaran Palengaan Daja Pamekasan Madura sempat terjebak dalam rumahnya.

“Ya Allah jebol kanak, tadi ada anak kecil di dalam, Hatib dan Mila di dalam,” teriak warga dalam video itu yang tengah panik.

BACA JUGA :  Bersama 100 Pelajar, PWI Pamekasan Gelar Bengkel Jurnalistik

Beruntungnya, warga di sekitar akhirnya berhasil mengevakuasi seorang anak kecil dan ibu penghuni rumah tersebut. Warga juga mengamankan barang elektronik agar tidak tergenang air.

Plt Kalaksa BPBD Pamekasan Akhmad Dofir Rosidi mengatakan setelah mengetahui adanya peristiwa banjir, Tim Reaksi Cepat BPBD Pamekasan langsung mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan kepada warga terdampak.

BACA JUGA :  Empat Organisasi Jurnalis Pamekasan Kecam Pelaku Kekerasan Wartawan di Surabaya

“Tadi sore kami terima laporan wilayah Palengaan terjadi banjir, tim langsung kami perintahkan untuk ke lokasi untuk melakukan pertolongan dan asesmen,” ujarnya.

BPBD Pamekasan masih belum mengetahui secara pasti jumlah rumah yang terdampak, namun banjir melanda dua desa dan ketinggian air bervariasi dari 50 hingga 100 cm.

“Sementara masih dua desa data yang masuk. Untuk Desa Palengaan banjir terjadi di Dusun Lon Dalam dan Dusun Taretah Satu. Sedangkan di Desa Rombuh terjadi di Dusun Galisan dan Dusun Barusan. Kami masih menunggu hasil asesmen tim di lapangan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Bawa 20 Penumpang, Mobil Pikup di Pamekasan Terguling di Tikungan Tajam

Menurutnya, hingga pukul 17:34 laporan sementara air sudah mulai surut dan sebagian warga Desa Palengaan Daya telah mulai membersihkan sisa lumpur yang masuk ke dalam rumah.

“Warga menilai banjir tahun ini di Kecamatan Palengaan adalah banjir paling parah,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan