Hampir Satu Bulan, Polsek Tlanakan Pamekasan Lamban Tangani Kasus Penganiayaan

  • Bagikan
Korban penganiayaan saat di rawat di RSUD Pamekasan.

“Kemudian dengan ngan spontan pelaku memukul kaca mobil dan menarik hingga bajunya saya yang dipakai robek. Bajunya masih ada,” katanya sambil menunjuk bajunya.

Saat itu, korban bersama temannya atas Farid. Korban mencoba meminta maaf jika ia dianggap salah, akan tetapi, pelaku tetap memaksa.

Kemudian, korban turun dari mobilnya dan langsung ditarik sama pelaku hingga jatuh.

“Saya langsung jatuh dan pingsang, tetapi ada semacam tendangan di kepala,” ceritanya.

Akibat dari kejadian itu, korban harus di rawat di RSUD Pamekasan selama 3 hari 3 malam. Sebab, korban mengalami pendarahan dari telinga dan hidungnya dan luka di bagian kepala.

BACA JUGA :  Bawaslu Pamekasan Didemo Soal Video Gus Miftah Bagi-bagi Uang

Selama di penanganan di RSUD, kata dokter yang menangani, korban mengalami kegumpalan dara. Bahkan, dokter menyarankan untuk di rujuk ke Surabaya. Tetapi karena kekurangan dana ia memilih tetap di RSUD Pamekasan.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan