Tak hanya itu, teman pedagang tersebut juga turut menghalangi, bahkan salah satunya mengajak duel.
“Kamu ini mau liputan kesini pro terhadap PKL apa tidak? Kalau tidak pro mending tidak usah,” ucap Pedagang dengan nada meradang menggunakan bahasa Madura.
Bahkan pedagang tersebut juga sempat mengaku dirinya juga wartawan.
“Kamu media apa?, media tidak sembarang meliput, aku juga media, media sekarang berbahaya. sini kamu kalau berani berdua mumpung lapangan lebar,” tambahnya.
Disamping itu, temannya juga meminta agar tidak merekam tingkahnya yang jelas-jelas melanggar. Beruntung petugas satpol PP yang sedang bertugas melerai keduanya.






