Catut Nama Kompi 516 Pamekasan dan Dandim Pasuruan, Warga Lapor Polisi usai Tertipu Puluhan Juta

  • Bagikan
Korban saat melapor ke Polres Pamekasan, Senin (6/4/2026).
Dokumen palsu yang digunakan pelaku kepada korban. (Foto: korban/lutfiadi).

Ia kemudian mengarahkan korban kepada seseorang bernama Kevin yang mengaku sebagai suplier dari perusahaan Sumber Graha Sejahtera di Sampang.

Namun, kecurigaan mulai muncul setelah proses pengadaan tak kunjung terealisasi. Setelah sadar dirinya ditipu, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pamekasan.

Sementara itu, Komandan Polisi Militer Pamekasan, Sudirman, memastikan bahwa kasus tersebut merupakan murni penipuan yang mengatasnamakan institusi TNI.

BACA JUGA :  Door..! Polisi Dihadang saat Gerebek Sarang Narkoba di Panaguan Pamekasan

“Korban ini jelas ditipu. Setelah kami lakukan pengecekan, pelaku hanya mencatut nama satuan TNI. Dokumen yang digunakan juga tidak sesuai prosedur resmi. Seharusnya menggunakan stempel komandan, bukan materai. Ini murni penipuan,” tegas di kantornya Pamekasan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap segala bentuk penawaran yang mengatasnamakan institusi, khususnya TNI.

“Tidak ada TNI yang melibatkan pihak sipil dalam pengadaan alat seperti itu, karena semua dilakukan melalui mekanisme resmi dari pusat. Selain itu, Yonif 516 juga sudah tidak lagi berada di Pamekasan. Masyarakat harus lebih berhati-hati,” tambahnya.

BACA JUGA :  Warga Pandan Galis Pamekasan Protes Ada Demo Blokade Jalan ke PT Garam Mengatasnamakan Masyarakat

Atas kejadian tersebut, korban telah melapor ke Polres Pamekasan dan berharap pelaku segera ditangkap agar tidak menimbulkan korban lain.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Iya benar ada laporan seorang warga di Pamekasan ditipu mengatasnamakan satuan TNI dan Dandim Pasuruan. Kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya di Kantor Reskrim Polres Pamekasan.

BACA JUGA :  Diputar Rekaman Bukti Dugaan Pungli BOP dan BOS, Kadisbud Pamekasan Malah Mangkir

Mantan Kasatresnarkoba Polres Pasuruan ini juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap nomor baru sebelum dipastikan kebenarannya.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap nomor baru yang mengatasnamakan institusi atau apapun itu. Baiknya sebelum melakukan transfer ajak bertemu dengan orang yang dituju agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan