Hendak Amankan Balap Liar di Jalan Raya Desa Pamoroh Pamekasan, Polisi Malah Ditantang Tawuran

  • Bagikan
Polisi saat berusaha menenangkan sejumlah pemuda yang terlibat balap liar di jalan raya Desa Pamoroh Pamekasan.

PAMEKASAN CHANNEL. Sebuah video viral di media sosial menampilkan sejumlah pemuda menantang tawuran terhadap Polisi saat hendak membubarkan balap liar di Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (5/3/2025).

Dalam video viral tersebut, terlihat anggota polisi ditantang tawuran saat berusaha membubarkan balap liar. Namun, beruntunnya anggota Polisi yang berada di lokasi tersebut tidak terprovokasi dan berhasil menenangkan.

Menanggapi adanya video viral tantangan tawuran ke anggotanya, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra melalui Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto mengaku sangat menyangkan aksi arogan yang dilakukan oleh pemuda yang hendak dibubarkan dalam aksi balap liar tersebut.

“Kami menyayangkan sikap warga yang seperti ini, Polres Pamekasan melakukan tugas sesuai prosedur yang ada, bertindak antisipasi balap liar juga karena permintaan warga masyarakat yang terganggu dengan adanya balap liar di jalan raya,” ucap AKP Sri Sugiarto, Kamis (6/3/2025).

BACA JUGA :  Polisi Dinilai Janggal Lepas 4 Orang Usai Ditangkap Saat Judi Sabung Ayam di Pamekasan, Ini Penjelasannya!

Menurut AKP Sri Sugiarto, seharusnya mereka kooperatif dan menerima tindakan tegas kepolisian yang berupaya menertibkan balapan liar.

“Sepeda motor karena kurang kelengkapannya, tidak sesuai dengan spektek seperti knalpot brong dan modifikasi lainnya ya kita amankan,” ujar mantan Kapolsek Palengaan tersebut.

BACA JUGA :  Dua Pencuri Argo di Proppo Pamekasan Ditangkap, Polisi Masih Buru 2 Pelaku Lainnya

Meski demikian, Tim gabungan Polres Pamekasan dan Polsek Kadur berhasil membubarkan di lokasi yang sering dijadikan ajang balap liar setiap sore menjelang buka puasa.

“Alhamdulillah, kami berhasil membubarkan aksi balap liar tersebut meskipun sedikit ada gesekan dengan masyarakat, yang saat ini viral di media sosial (Tiktok)”, tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan