Disebutkannya, dalam program tersebut, UNIBA Madura bertanggung jawab untuk mendampingi, membimbing, dan melatih pengelola bumdes Mutiara Saghara mulai dari proses penyusunan proposal, pengajuan, pelaksanaan, hingga pelaporan kegiatan.
“Kami juga membantu mengembangkan eduwisata garam dengan produknya yakni garam layak konsumsi agar lebih menarik dan tentunya menjadi tambahan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa bunder nantinya,” ujarnya.
Untuk diketahui, Program desa berinovasi ini dilaksanakan mulai akhir Juli sampai akhir November 2021. program desa berinovasi ini dikemas dalam bentuk pelatihan-pelatihan, dan pembelian alat penunjang eduwisata garam dan pengolahan garam layak konsumsi.
Sementara itu, ketua Bumdes Mutiara Saghara Taufik mengucapkan banyak terima kasih kepada UNIBA Madura. Sebab, pihaknya merasa sangat terbantu atas kerjasamanya dan pendampingannya. Mulai dari penyusunan proposal, pelaksanaan program, sampai pelaporan.






