Rektor kelahiran Sampang ini menyebutkan,
setiap tahunnya mesti ada mahasiswa yang terpaksa harus di DO (Drop out) dari kampusnya. Sebab tidak mampu menyelesaikan mata kuliahnya.
Tahun ini, IAIN Madura sedang merencanakan untuk membuka progrm studi baru untuk S1. Yakni prodi Tadris Matematika, Tadris IPA.
“sementara untuk program Pascasarjana akan ada prodi manajemen pendidikan Islam dan Ilmu Alqur’an dan Tafsir,” pungkasnya.






