Menurutnya, orang tua IFD dan DA mengaku jika mereka bersedia mengganti biaya kerusakan sejumlah fasilitas kampus. Pada pertemuan tersebut, kata Yongki, Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim menyampaikan permintaan maaf karena telah membuat kaget kedua orang tuanya “Dan beliau juga menerima permintaan maaf dari kedua orang tua klien kami,” ujar dia.
Lebih lanjut, Yongki mengatakan, pada intinya Rektor IAIN Madura, memaafkan terhadap apa yang dilakukan, dan menerima itikad baik orang tua dari kliennya. “Dan semoga ini menjadi cermin untuk kita bisa sama-sama mawas diri, saling introspeksi diri. Kata rektor IAIN Madura,” jelasnya.
Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim menegaskan, dirinya sudah memaafkan dengan tulus perkara perusakan itu. Termasuk memaafkan permohonan maaf dari orang tua IFD.






