PAMEKASAN CHANNEL. Yayasan Al-Uswah Pamekasan menggelar acara hebat “Sekolah Orang Tua” bertema “Etika Pendidikan yang Berdaya Saing Menuju Indonesia Emas”, yang bertempat di gedung Bakorwil Pamekasan, Minggu (1/2/2026).
Acara ini dihadiri seluruh wali murid Al-Uswah dengan mengundang narasumber, Prof. Dr. KH. Tulus, Musthofa, LC., MA. Hadir pula Kabid SD Disdikbud Pamekasan, dan Hj. Ansari, anggota DPR RI Komisi VIII.
Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan, Utsman Sayyaf menuturkan bahwa, agenda “Sekolah Orang Tua” memang menjadi rutinitas tahunan sejak 2018-2026. Agenda itu dimaksudkan untuk mengedukasi para wali murid, guru, dan sosial masyarakat.
“Alhamdulillah antusias dan apresiasi dari wali murid sangat luar biasa, karena mereka berkesempatan mendapatkan edukasi parenting atau seputar pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” tutur Utsman Sayyaf, saat diwawancarai disela-sela acara.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Al-Uswah hingga saat ini sudah memiliki ribuan alumni, dan 450 siswa yang eksis mulai dari tingkat PAUD hingga SMP.
“Keinginan kami nanti menambah jenjang SMA, bahkan Perguruan Tinggi dan lembaga-lembaga profesional lainnya,” ucapnya.
Utsman Sayyaf juga menyebut bahwa sekolahnya saat ini tengah menekankan atau berinovasi pada tiga bidang yang baru dimulainya pada tahun ajaran 2025. Pertama, Sains dan Matematika. Kedua, Linguistik. Ketiga, Teknologi.
“Di Sains dan Matematika kita sudah mulai mencetak siswa-siswi unggulan yang juara di beberapa kegiatan lomba. Untuk bidang Linguistik, Al-Uswah tengah menjajaki kurikulum berbasis Bahasa Inggris-Bahasa Arab, yang nantinya akan melakukan kerjasama dengan lembaga internasional di Arab Saudi,” ujarnya.
Sedangkan untuk bidang Teknologi, Yayasan Al-Uswah juga mulai menerapkan pendidikan Coding Artificial Intelligence (AI) dan kedepannya ditargetkan ada Robotik, Ekonomi Digital dan Pasar Modal.
“Satu lagi, kita juga menggagas toilet terbersih di Sekolah atau bahkan kita menargetkan toilet terbersih se-Pamekasan,” terangnya.
Sementara itu, Ibu Enggariana, Wali Murid Kelas 1A Yayasan Al-Uswah, mengaku sudah tiga kali mengikuti “Sekolah Orang Tua” yang digelar Yayasan Al-Uswah. Pihaknya menilai bahwa acara tersebut cukup menginspirasi dan sangat bermanfaat.
“Sebagai orang tua kadang-kadang semangat kita naik turun karena juga lelah beraktivitas sehingga dengan mengikuti acara ini kita seperti di remind kembali atau disemangati lagi,” ucapnya.
Adapun apresiasi disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Taufik Hidayat. Menurutnya upaya Yayasan Al-Uswah dapat menjadi contoh bagi sekolah lain.
“Saya sangat mengapresiasi lembaga Al-Uswah, agenda ini satu-satunya di Pamekasan. Semoga menjadi contoh bagi lembaga lain,” ucap Taufiq Hidayat.
Hal serupa juga disampaikan Hj. Ansari, S.Pd.I, anggota DPR RI Komisi VIII. Menurutnya, ia turut senang Al-Uswah saat ini mulai melesat jauh dan lebih adaptif terhadap pengembangan zaman.
“Saya selaku bagian dari Al-Uswah turut senang dengan adanya Sekolah Orang Tua, ini tidak banyak dilakukan oleh sekolah lain,” tegas prempuan yang pernah mengajar 14 tahun di sekolah Al-Uswah tersebut.






