Melalui momentum ini, lanjutnya, masyarakat harus menjadi penyemangat satu sama lain untuk berakhlak sesuai nilai-nilai Al Qur’an dan lebih mencintai Indonesia. Baru kemudian memiliki SDM bermental kolaboratif dan inovatif.
“Kita harus meyakini bahwa Al Qur’an menjadi pondasi amaliah dalam mencintai sesama warga negara, terpupuknya Nasionalisme sejak dini, serta mari bersama-sama tanamkan mental suka berkolaborasi dengan lainnya, tentu ini akan mendorong generasi Pamekasan menjadi generasi emas,” terangnya.
Sementara Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan Abrari Rais berharap, pelaksanaan MTQ ini dapat memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter Qur’ani di Pamekasan.






