PAMEKASAN. Kondisi jalan yang ambles sepanjang 14 Meter dan retak 23 Meter di jalur Pakong dan Waru cukup mengerikan. Sebab, tepat dibawah dan dekat dengan lokasi merupakan permukiman masyarakat.
Budi Cahyono, Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan mengatakan, jalan yang ambles itu sekitar 14 meter, sedangkan jalan yang sudah retak mencapai 23 meter dan di bawah jalan yang ambles ini ada rumah penduduk.
“Kondisi di sekitar lokasi kejadian sangat membahayakan, karena dekat dengan rumah penduduk,” kata Budi.






