PWI Pamekasan Sesalkan Arogansi KPU dan Polisi Usir Wartawan Liput Rekapitulasi

  • Bagikan
Sejumlah jurnalis di kabupaten Pamekasan melakukan protes terhadap sikap arogansi KPU dan Aparat kepolisian yang melarang pers untuk masuk ke area rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024. (Foto. Mulyadi/Pamekasan Channel).

PAMEKASAN CHANNEL. Ketua Media Call Center (MCC) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan menerima aduan perihal diusirnya wartawan oleh oknum petugas KPU dan oknum polisi.

Pengusiran terhadap awak media terjadi disela-sela berlangsungnya rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2024 tingkat kabupaten di Gedung PKP RI Pamekasan, Senin (4/3/2024).

Ketua MCC PWI Pamekasan Ahmad Jalaluddin Faisol menyesalkan adanya oknum KPU dan oknum polisi yang kompak menghalangi kerja jurnalistik sebagai pilar demokrasi di Indonesia.

Faisol berjanji akan memberikan pendampingan hukum terhadap dua wartawan yang mendapat sikap arogansi. Sebab, sikap yang dilakukan oleh oknum KPU dan polisi itu menghalang-halangi tugas jurnalis.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan