TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pamekasan Berharap Perda Pengambilan Sampel Tembakau Direvisi

  • Bagikan
Ismail Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pamekasan.

PAMEKASAN CHANNEL. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pamekasan, Ismail berharap revisi terhadap peraturan daerah (perda) nomor 2 tahun 2022 bisa dibahas di tahun ini.

Salah satu pasal dari perda tersebut, kata Ismail, justru membolehkan pembeli pengambil sampel tembakau sebanyak satu kilogram jika transaksi jual beli terjadi.

Ia menilai, pasal 21 point I yang mengacu pada pasal 20 ayat (1), dan poin 2, justru akan menguntungkan perwakilan pabrikan yang mengambil secara cuma-cuma tanpa membelinya.

BACA JUGA :  Pengasuh Ponpes Sebut Longsor Timpa Asrama Santri di Pamekasan Misterius

“Untuk itu point yang kami maksud harus direvisi karena sangat merugikan pada masyarakat, kalau misalnya tidak dibeli ya harus dikembalikan lagi kepada si penjual,” kata Ismail saat ditemui kantor Fraksi Demokrat DPRD Pamekasan. Kamis (13/07/2023).

BACA JUGA :  DKPP Jatim Didesak Evaluasi Kinerja Bawaslu Pamekasan

Ketua IKA IAIN Madura itu beralasan jika pasal itu masih rawan menimbulkan konflik sebagaimana tahun lalu, yang berujung pada pelaporan salah satu perwakilan pabrikan.

“Ini kan belum musim panen, jadi saya sangat berharap usulan terhadap revisi perda itu bisa disetujui DPRD,” terangnya.

Ismail mengaku sudah mengajukan revisi tersebut kepada Ketua DPRD Pamekasan, Halili Yasin, pada Desember 2022 lalu. Dirinya berharap usulan itu bisa jadi bahan acuan untuk kemudian dibahas pada tahun ini.

BACA JUGA :  Aktivis Soroti Tiga Kejanggalan di Bawaslu Pamekasan

“Alangkah baiknya, sebelum menimbulkan konflik ulang antara pembeli dan penjual tembakau, usulan revisi perda yang kami ajukan segera dibahas,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan