PAMEKASAN CHANNEL. Selama tahun 2022, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi/anak (AKB) di Kabupaten Pamekasan mencapai 80 kasus. Rinciannya, AKI 30 kasus dan AKB sebanyak 53 kasus.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Pamekasan Ach. Syamlan mengatakan, kasus AKI tersebut disebabkan masih banyaknya masyarakat yang memilih bersalin di dukun beranak.
Sementara untuk kasus AKB, disebabkan kurangnya asupan gizi yang dialami sang ibu saat masa kehamilan. Sehingga, lahir dengan kondisi prematur yang berbuntut hilangnya nyawa bayi atau balita.





