“Alhamdulillah, semoga atas penghargaan ini menjadi tambahan semangat bagi pemerintah. Pengelolaan sampah bukan sekadar urusan teknis kebersihan, tetapi bagian dari transformasi peradaban lingkungan. Kita ingin membangun sistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir,” katanya.
Dikatakannya, dalam pengelolaan sampah sejatinya dimulai dari diri sendiri, lingkungan sekitar dan dukungan sistem yang kuat. “Pemkab Pamekasan terus berbenah dan menyiapkan skema dalam pengelolaan sampah demi menjaga lingkungan yang bersih,” ujarnya.
Diakuinya, Sertifikat Menuju Kab/Kota Bersih menjadi penghargaan tertinggi yang dicapai oleh kab/kota se-Indonesia.






