Sementara itu, Ust Mahrus Sholeh menyatakan, kebanyakan kegaduhan dan konflik yang terjadi di masyarakat timbul karena membaca berita hanya sebatas judul saja, malas untuk membaca isinya.
Untuk itu, selain aparatur pemerintah, pemuda dan tokoh masyarakat sebagai ujung tombak memiliki tanggung jawab dari perkembangan negatif arus informasi.
“Ikut serta memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat. Untuk mengamalkan nilai-nilai 4 pilar kebangsaan,” tegasnya .
Dikatakannya langkah Remaja Masjid perlu diapresiasi. Organisasi ini telah berupaya memberikan edukasi pentingnya toleransi yang dikemas dengan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Acara ini, kata dia, juga sebagai wujud kontribusi bersama untuk kemajuan Indonesia.






