TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kemenag Pamekasan Diduga Lakukan Pemotongan Insentif Guru Madrasah

  • Bagikan
Kemenag Pamekasan Diduga Lakukan Pemotongan Insentif Guru Madrasah.

PAMEKASAN CHANNEL. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan diduga melakuka pemotongan terdapat Insentif Guru Madrasah sebesar Rp. 250.000 pada waktu pencairan tahun 2021 dan 2022.

Ketua Barisan Elemen Rakyat (BERAT) Pamekasan Miftahul AS mengatakan bahwa, pihaknya menduga ada oknum Kemenag Pamekasan yang telah memotong tunjangan insentif untuk guru madrasah di Pamekasan. “Dana insentif sekecil itu untuk guru madrasah/ustadz masih dipotong oleh koordinator sebesar 10 persen yang ada di setiap kecamatan,” katanya.

Ditegaskan Miftah, tahun kemarin masih ada pemotongan, sementara berdasarkan petunjuk dan teknis (juknis) bagi mereka yang menjadi penerima insentif guru madrasah di Pamekasan mendapatkan Rp. 250.000 per bulan tanpa pemotongan.

BACA JUGA :  27 Grup Ikuti Festival Drumband Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke 492

“Harusnya tidak ada pemotongan, tapi faktanya malah dipotong 10 persen dari total yang mereka terima,”ujarnya, usai audiensi.

Lebih lanjut, Miftah meminta agar tahun 2023 ini, Kemenag Pamekasan tidak sembarangan memberikan rekomendasi karena tindakan oknum tersebut dianggap melanggar aturan dan hukum.

“Masak bagi guru yang menjadi penerima insentif masih diancam, ancamannya bila tidak memberikan 10 persen maka tahun 2023 tidak akan cair,” ujar Miftah, berdasarkan laporan yang diterimanya.

BACA JUGA :  Dosen UIM Pamekasan Latih Petani Ciptakan Pupuk Organik dan Olahan Daun Kelor

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Nurul Ulum Mengatakan, bahwa setiap lembaga yang mengajukan belum tentu semuanya menerima insentif.

“Yang dapat insentif tergantung banyaknya Emis yang di-upload lembaga, karena sebetulnya kita tidak punya kewenangan,” katanya,

Kemudian, pada tahun 2022 kemarin, menurut Nurul, penerima insentif terhitung ada 17 (tujuh belas) orang yang menjadi penerima tunjangan insentif guru madrasah yang ada di Pamekasan.

BACA JUGA :  Ormas di Pamekasan Sepakat, Adzan Maghrib Bulan Ramadan Berkiblat ke Masjid Agung Asy-Syuhada

“Tahun 2022, ada 17 orang penerima di Pamekasan, per orang dan di data senilai Rp. 2.500.000, sementara untuk 2021 saya tidak tahu, karena saya baru menjabat,”ungkapnya.

Lanjut Nurul, penerimaan insentif untuk guru madrasah pada tahun 2023 yang mengajukan itu banyak lembaga di Pamekasan.

“Untuk tahun 2023 nunggu cair, karena yang mengajukan banyak, tapi untuk SK dari pusat sudah keluar,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan