PAMEKASAN. Ismail Ketua fraksi Partai Demokrat DPRD Pamekasan meminta pemerintah mengkaji kembali dan menyiapkan mitigasi atas rencana penghapusan tenaga honorer yang mulai diberlakukan pada 28 November 2023 mendatang.
Ismail mengatakan, keberadaan tenaga honorer memiliki peran sangat penting di berbagai sektor publik. Sebagai contoh, sektor pendidikan banyak mendayagunakan tenaga honorer untuk memenuhi kebutuhan pendidik, sehingga jika terjadi penghapusan, maka lumpuhnya pelayanan publik akan sangat mungkin terjadi.






