Koordinator aksi Aksi, Saiful Bahri menegaskan bahwa Satuan Polisi Pamong praja Kabupaten Pamekasan hanya berani bertindak tegas kepada para PKL (Pedagang kaki lima). Sementara Karaoke dibiarkan.
“Kami hanya menuntut ketegasan dari SatpolPP Pamekasan, untuk berani menutup secara permanen tempat-tempat karaoke yang ada di bumi gerbang salam. katanya sudah disegel, namun anehnya tetap buka sampai sekarang,” katanya saat orasi.






