“Warga tahu siapa pemiliknya, tapi takut bicara. Sudah lama berjalan, tapi tidak ada tindakan dari aparat,” ungkapnya.
Mendengar adanya penambangan galian C Ilegal diresahkan warga, media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Kapolres Pamekasan.
Namun, hingga berita ini dimuat, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto saat dikonfirmasi, Sabtu (25/10/2025), belum memberikan tanggapan.






