DPRD Pamekasan Soroti Lemahnya Pengawasan Pesta Petasan di Proppo hingga Bikin Pelajar Tewas

  • Bagikan
Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur (Dok/PAMEKASAN CHANNEL).

PAMEKASAN CHANNEL. DPRD Kabupaten Pamekasan menyoroti peristiwa maut yang terjadi saat pesta petasan pada Senin (31/3/2025) malam, di Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, yang mengakibatkan seorang pelajar tewas.

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menyebut bahwa insiden ini tidak bisa dilepaskan dari lemahnya pengawasan, khususnya dari Pemerintahan di level Kecamatan hingga Aparat Desa setempat.

Dari insiden ini, ia meminta agar kebiasaan yang telah mendarah daging di kawasan Pangorayan Proppo tersebut dihentikan.

“Sebaiknya tradisi itu tidak dilanjutkan karena hampir setiap tahun menelan korban luka-luka dan sekarang sampai meninggal dunia,” ujar Ali Masykur, Rabu (2/4/2025).

BACA JUGA :  Kecelakaan di Pamekasan Meningkat Tembus 439 Kasus

Ia juga berharap tahun depan Kepolisian, Kepala Desa, dan Camat setempat tidak memberikan izin apapun kepada warga yang ingin menggelar pesta petasan dan kembang api tersebut.

“Saya berharap tahun depan Kepolisian, Kepala Desa, dan Camat setempat jangan sampai memberi izin apapun alasannya,” pintanya.

Sementara itu, insiden pesta petasan yang merenggut nyawa seorang pelajar ini tengah diselidiki oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan.

BACA JUGA :  Hanya Dapatkan 0,54 Gram, Polda Jatim Ringkus Penyalahgunaan Narkoba di Pamekasan

“Kita tunggu hasil penyelidikan atau penanganan kasus ini,” ujar Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasi Humas AKP Sri Sugiarto.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan